Akankah Toyota C-HR Sukses di Indonesia?

By | 21 September 2017

Hingga saat ini, Toyota Astra Motor (TAM) belum pernah resmi diumumkan, namun kemungkinan mesin empat silinder C-HR berkapasitas 1,5 liter. Ditambah lagi, kabarnya TAM juga membawa hibrida bertenaga C-HR. Jika memang benar ada dua yang dibawa, maka crossover ini jadi mobil kedua setelah HR-V yang memiliki dua pilihan mesin, 1.5 dan 1.8 Prestige.
Kita mulai dari varian mesin 1.5 liter yang lebih utama. Diperkirakan kode mesinnya menggunakan 2NR-FE, sama seperti Toyota Avanza, Yaris, Sienta. Mesin ini memiliki daya yang bervariasi. Pada Avanza mencapai 104 PS, di Yaris 107 PS. Bandingkan sosok ini dengan HR-V 1.5 yang bertenaga 120 PS, atau mesin Juke bertenaga 114 PS. Jika Anda tidak ingin kalah jauh, Toyota harus memanaskan kembali daya keluarannya.
C-HR3
Kemungkinan lain, penggunaan mesin 1.2 liter bertimbuhi turbocharger, bukan yang biasa 1.5 liter. Kekuatannya masih di bawah HR-V, namun lebih besar dari kemampuan 2NR-FE, 115 PS. Jujur saja, mesin ini lebih atraktif karena kapasitasnya kecil bisa mendorong pajak kendaraan.
Jika TAM membawa serta C-HR Hybrid, maka ini adalah yang pertama di kelasnya. Sistem hibridnya belum plug-in, tapi cukup membuat buzz di pasaran. Sistem hibrida yang sama, bisa ditemukan pada Prius terbaru, dengan tenaga 120 PS. Kendala terbesar, tentu saja harga mobil hybrid di Indonesia ‘magis’. Mudah-mudahan, saat mobil ini beredar, sudah ada insentif pajak dari pemerintah.
fitur
Pertanyaan besar berikutnya Seperti fitur apa. Ini penting, karena crossover kompak memiliki pangsa pasar ‘cerewet’. Karena itu, para pemain melengkapi produk mereka dengan berbagai fitur unik. Di Nissan Juke, ada mode ICON Drive. Dalam satu konsol, Anda bisa mengubah fungsi tombol menjadi AC control atau driving mode. Di Chevrolet Trax ada mesin turbocharged 1.4 liter, dan HR-V memiliki rem parkir listrik dengan mode Hold.
Di beberapa pasar, termasuk Thailand, C-HR dilengkapi dengan monitor 7 inci. Yang membedakan, bentuk. Ada layar sentuh penuh, masih ada kombinasi layar sentuh dengan kenop (spesifikasi Australia). Inilah pusat sistem multimedia yang bisa dihubungkan dengan berbagai platform operasi ponsel, seperti di Honda HR-V, Chevrolet Trax (MyLink), atau Nissan Juke.
Teknologi kontrol iklim AC nampaknya juga menjadi fitur standar, dan ada opsi dual zone AC. Abroad C-HR dilengkapi dengan cruise control. Kemungkinan penjaga kecepatan ini juga dibawa masuk karena Chevrolet Trax LTZ dan Honda HR-V (mulai dari CV CV 1,5 inci ke atas), membawa fitur ini sebagai pilihan standar.
Sisanya, kita masih harus menunggu kedatangannya. Tapi dari perkiraan, apakah mobil ini akan menarik perhatian? Kami yakin ya, meski belum tentu membuat orang rela mengeluarkan uang.
Kesimpulan
Untuk bertarung di kelas ini, sebuah produk pasti memiliki keunikan. Dapatkah Anda menemukan sesuatu yang unik dari spesifikasi Toyota C-HR di atas? Selain versi Hybrid. Jika itu hanya bentuk atletis, mungkin nasibnya tidak jauh berbeda dengan Juke.
Tapi tunggu saja seperti apa mobil ini. Toyota Astra Motor butuh waktu lama untuk mengenalkan mobil ini. Dan, sepertinya C-HR di Indonesia punya senjata rahasia yang belum tertangkap.