Mitsubishi Xpander Hadir, Daihatsu Xenia Still Lines

By | 23 September 2017

Pasalnya, mobil yang memiliki tiga berlian itu, menawarkan hal yang berbeda dibanding model mayoritas. Meski begitu salah satu pesaingnya, Daihatsu Xenia masih berhasil meningkatkan penjualan.
“Penjualan Daihatsu terus meningkat meski perlahan tapi pasti. Hal ini terbukti, Daihatsu diterima dan dianggap sebagai sahabat terbaik,” kata Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor, dalam siaran pers beberapa hari lalu.
interior xenia r sporty
Interior Daihatsu Xenia R Sporty
Partai besar, penjualan Daihatsu pada Agustus masih naik dibanding Juli. Daihatsu New New Xenia terjual hingga 3304 unit. Angka tersebut naik 20% dari bulan sebelumnya yang hanya 2.796 unit. Meski ada kenaikan, namun masih jauh di bawah prestasi Xpander yang terniaga menjadi 11 ribu unit. Nominal Low MPV Mitsubishi memang perlu diupdate lagi, karena jumlahnya hanya mencerminkan penjualan pada 10-24 Agustus, bukan sebulan penuh seperti Daihatsu.
Dengan catatan ini, Xenia berhasil mendistribusikan 24.969 unit sepanjang 2017. Bukan hasil yang mudah, karena mobil keluarga Daihatsu sudah mengalami penjualan pasang surut selama delapan bulan.
Hasil Daihatsu Xenia, disusul model incisi menarik lain dari PT Astra Daihatsu Motor. Misalnya, Sigra, 7-Seater Low MPV di kelas LCGC. Kembar Toyota Calya, buku terlaris hingga 30.560 unit dan menjadi model D yang paling banyak dari keseluruhan portofolio. Sedangkan model terlaris kedua, Gran Max Pick Up sebagai kendaraan komersial ringan.
Sigra R Deluxe
Daihatsu masih menjadi salah satu merek terlaris di Tanah Air. Jam terbang di industri otomotif tidak untuk sesaat. Penyebaran fasilitas layanan merata, membuat penetrasi pasar mereka tak tergoyahkan di tengah rival seperti Wuling dan Mitsubishi.
“Kami berharap prestasi ini terus berkembang dan diiringi dengan peningkatan pelayanan dan dari sisi penjualan purna jual Daihatsu,” tutup wanita yang akrab disapa Amel ini.
Di Indonesia, kemunculan pendatang baru seperti Wuling Confero dan Mitsubishi Xpander, masih menjadi pembicaraan di dunia otomotif nasional. Pasalnya, kedua kompetitor tersebut langsung ditargetkan di kelas yang memulai pabrikan besar dan sudah eksis seperti Toyota dan Daihatsu.
Baik Xpander dan Confero S, menawarkan pembeda yang signifikan dibanding produk pendahulunya. MPV rendah menawarkan kebaruan pendekatan desain dan ketangguhan, disertai akomodasi yang luas. Wuling menawarkan akomodasi dengan harga terjangkau.