Wuling Confero Melawan Daihatsu Xenia Siapa Terbaik?

By | 23 September 2017

Alasan inilah yang diyakini menjadi motivasi utama Wuling meniagakan Confero sebagai produk perdananya.
Bersaing dengan kompetitor di kelasnya, menjadi satu hal yang tak bisa dihindari. Kami percaya, mengalahkan sang raja, Toyota Avanza, bukanlah tujuan utama mereka. Memang surat wasiat tersebut harus dikemukakan di benak pejabat tinggi Wuling. Namun, mereka juga tak bisa melupakan sebagai pendatang baru. Sangat tidak mungkin mereka bisa melakukannya dengan mudah. Mendapat persentase dari total penjualan di segmen ini saja, nilainya pasti lebih besar dari meniagakan jenis mobil lain.
Yang jelas, mereka sudah menyiapkan sejumlah nilai lebih yang berfungsi sebagai senjata untuk bisa berbagi kemanisan kue di pasar Low MPV.
Wuling Confero VS Daihatsu Xenia (1)
Selain menjalin banyak dealer dan jaringan purna jual, serta membangun pabrik berkapasitas 130 ribu unit per tahun, apa yang disampaikan oleh Wuling di Confero? Kebetulan, Daihatsu Xenia adalah pesaing yang memiliki harga terdekat dengan Confero. Confero melawan Xenia, siapa yang unggul?
Ukuran
Dengan membawa tagline ‘The Real Spacious Family MPV’, Wuling menjanjikan ruang kabin yang luas untuk konsumen Confero. Oke, Confero S memiliki dimensi panjang 4530 mm, lebar 1.691 mm dan tinggi 1.715 mm (tanpa roof rail). Xenia memiliki panjang 4.140 mm, lebar 1.660 mm dan tinggi 1.695 mm. Kas sudah menjanjikan Wuling, Confero memiliki dimensi lebih besar dari rivalnya.
Bagaimana ruang kabinnya? Jarak sumbu konfero 2.720 mm dan Xenia 2.655 mm. Jarak antar as roda depan dan belakang juga lebih panjang, sehingga harus menjanjikan ruang kabin yang lebih besar pula. Lebih banyak bongsor memungkinkan Confero menyediakan delapan tempat duduk atau satu kursi lagi dibanding Xenia.

Wuling Confero Exterior
Bagian luar
Masalah desain kembali ke selera masing-masing. Bukan itu yang ingin kita soroti, tapi fitur dan kosmetik yang dibawa mobil ini di luar. Seperti Low MPV termurah, Confero tampil percaya diri dengan lampu depan proyektor dan LED DRL (Day-time Running Lights). Xenia masih memakai lampu model reflektor. Bahkan Mitsubishi Xpander paling mahal pun masih memakai halogen konvensional.
Ada banyak hiasan lain yang dimiliki oleh Confero. Seperti atap rel di atap ala crossover. Bagian belakangnya dilengkapi lampu LED kabut. Pelek yang digunakan berdiameter 15 inci atau lebih besar dari pelek Xenia 14 inci. Confero memiliki semua alat kelengkapan yang ada pada eksterior Xenia tipe tertinggi. Misalnya spoiler belakang dengan high stop stop lamp, chrome window list dan kaca spion dengan lampu sein terintegrasi.